Tatkala malam mulai menimang remang kusandarkan bayang ini pada tenang.Dan di ujung pena aku pasrahkan suara hati ini bicara tentang segenap rasa yang kumuntahkan lewat kata kata. Sebait dua bait kucoba merotasi alam bawah sadarku, bercerita tentang kehidupan, tentang kejadian siang dan malam, tentang bidadari dan tentang sunyi yang menyayat hati. Aku bukanlah malaikat yang merdeka akan segala goda dan dosa. Adalah kebodohanku menanyakan takdir Tuhan,hidup mestilah dijalani sesuai dengan apa yang telah digariskan. Aku adalah rangkaian perjalanan dari pergulatan hidupku yang menjelma menjadi kata kata di dunia maya. Migrasi tehnologi menjadikan
Blog ini berisi tentang segala hal yang akan membantu membuka mata, hati dan pikiran anda untuk menjadi pribadi yang memiliki semangat berinovasi dan berkreasi
Senin, 03 November 2014
Selasa, 10 Desember 2013
DIMANA “CANTIK”MU?
Oleh: M.Najib Aulia Zaman
Tanggal dua belas bulan dua belas tahun dua ribu dua belas kalau dtulis dengan angka menjadi 12-12-2012 atau biasa ditulis 12-12-12. Komposisi angka penanggalan unik yang sempat heboh satu tahun yang lalu.
Namun, sepertinya tidak untuk tahun ini mengingat tidak ada lagi “tanggal cantik” semacam itu. Mungkin sedikit mereview kejadian setahun yang lalu tentang “tanggal cantik” itu. Banyak orang yang mengatakan bahwa itu adalah tanggal istimewa karena secara kebetulan memilki angka 12 yang sama. Karena keistimewaan itu tak sedikit orang yang kemudian menginginkan agar tanggal tersebut menjadi momen istimewa dan berkesan sehingga mudah untuk dikenang. Dari mulai ibu hamil yang menginginkan anaknya lahir pada tanggal itu yang kemudian proses kelahiranya pun terpaksa harus dilakukan dengan cara
Jumat, 06 Desember 2013
“MENYADAP” TUHAN
Oleh: M.Najib Aulia Zaman
Maraknya berita tentang isu penyadapan akhir akhir ini mengajak kita untuk merenung dan berpikir sejenak tentang betapa kita benar benar telah berada di dunia tanpa sekat. Dunia yang seakan ingin menandingi otoritas Tuhan dalam hal pengawasan ( tentu itu adalah hal yang mustahil) dilakukan manusia.
Tapi isu penyadapan oleh suatu negara ke negara lain dimana setiap aktifitas, gerak dan percakapan seseorang (baca: pejabat negara) bisa terekam dan terpantau melalui alat tekhnologi komunikasi yang sangat
Sabtu, 28 September 2013
Sketsa Wajah
Lukisan adalah suatu karya seni yang dihadirkan melalui goresan tangan yang dibuat oleh seorang pelukis, yang menghadirkan nuansa keindahan bagi para penikmatnya, sehingga membuat orang kagum terhadap karya akan lukisan itu sendiri.
Di Zaman yang modern ini perkembangan Teknologi sangatlah berkembang pesat, semua hal dapat dikerjakan dengan Komputer, di dunia photografi pun semakin marak penggunaannya. Sehingga Foto dan Komputer menjadi pilihan instan bagi masyarakat untuk menggunakannya.
Maraknya perkembangan Teknologi, dan kemajuan zaman ini,
Minggu, 22 September 2013
REPUBLIK KAMPRET PART III
Oleh : M.Najib Aulia Zaman
Tadinya aku males juga untuk kembali menuliskan tentang beberapa hal yang serba kampret di negeri ini. Bayangkan saja setelah kemarin sempat mau muntah #serius ini# gara gara penyakit Newsphobiaku kambuh, ya siapa lagi kalau bukan karena ulah para pejabat kupret yang akhir akhir ini kembali mengotori layar televisi kita dengan aneka berita yang lagi lagi tentang korupsi, korupsi dan korupsi.
Huhh! Coba saja kalau dari dulu disepakati, kasih efek jera buat mereka (koruptor) pasti nggak akan ada lagi pejabat yang berani korupsi. Masih ingatkan usulan yang pernah saya paparkan di tulisan sebelumnya? Atau mempertimbangkan usulan dari Mahfud MD (mantan ketua MK-Red.) untuk membuatkan kebun koruptor yang tujuanya untuk memberi
Jumat, 05 Juli 2013
CERITA SEMALAM
Seiring berlalunya sang waktu, kucoba serahkan angan pada sang malam yang menghalauku untuk berkelana susuri jejak keheningan. Di sudut kamar aku terpaku membisu menggembalakan fantasi kehidupanku. Di ujung gelap malam masih membayang ditemani sepi tanpa Rembulan. Hanya kunang kunang satu satunya harapan pengganti bintang namun itu pun kini menghilang.
Kunang kunang di malam hari kemanakah engkau kini? Bukankah malamu merindu ataukah
Minggu, 30 Juni 2013
REPUBLIK KAMPRET PART II
Oleh : M.Najib Aulia Zaman
Untuk yang masih menanyakan untuk apa sebenarnya Reformasi jika masih saja watak culas bak buaya masih bersarang di telaga hati nurani. Untuk yang masih menanyakan apakah kita benar benar sudah merdeka jika kedaulatan tak lagi tergenggam di tangan dan kebebasan hilang dari pikiran. Untuk yang masih menanyakan untuk apa demokratisasi jika setiap habis pemilihan hanya melantik bunglon dan buaya yang rajin memoles, merias dan merekayasa kebenaran. Selalu saja kita gagap menjawab dan tak ingin tahu jawaban dari pertanyaan pertanyaan itu karena kita sudah terlanjur malu mengakui bahwa kita telah kalah tersungkur di tanah sendiri. Kita terlalu bodoh dan kita
Langganan:
Postingan (Atom)